Teknik Digital

gambar modul 1

gambar1 :  http://www.mediafire.com/?zo9619oe2i2231d

gambar2 : http://www.mediafire.com/?c6c6ut9c2ir7q8l

gambar3 : http://www.mediafire.com/?xqqe2a2v00mm86w

gambar 4: http://www.mediafire.com/?jsqt22c4cwuusge

gambar 5: http://www.mediafire.com/?l9ev86x910g2yn4

Rangkaian Listrik

laporan praktikum rangkaian listrik

 

http://www.mediafire.com/?bsrwb8trpp1nx4w,jwmn5f6logn89nn,4d6tzvh88cz68hf,cc71hc1e7aalh4y,0t21ua2az28la1m,h0llj8ewkp3bir3,popqv1il3kq0165,3c45mml21y91bvh

Kalkulator

berikut ini contoh kalkulator sederhana dalam bahasa java…

 

berikut linknya

http://www.mediafire.com/?xxkx95sx7sl9ecf

GERBANG LOGIKA DASAR

Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika
beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.
Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangan
tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0.
1. Gerbang AND
Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan
mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika 0.
Gambar Gerbang Logika AND
Masukan
A B
Keluaran
Y
0 0
0 1
1 0
1 1
0
0
0
1
Tabel Kebenaran AND
Pernyataan Boolean untuk Gerbang AND
A . B = Y (A and B sama dengan Y )
2. Gerbang NAND (Not AND)
Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan pada logika 1.
sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada sembarang masukan pada gerbang NAND, maka
keluaran akan bernilai 1.
Gambar Gerbang Logika NAND
Masukan
A B
Keluaran
Y
0 0
0 1
1 0
1 1
1
1
1
0
Tabel Kebenaran NAND
A
B
F
A
B
F
3. Gerbang OR
Gerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari masukannya pada
keadaan 1. jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka semua masukan harus dalam keadaan 0.
Gambar Gerbang Logika OR
Masukan
A B
Keluaran
Y
0 0
0 1
1 0
1 1
0
1
1
1
Tabel Kebenaran OR
4. Gerbang NOR
Gerbang NOR akan memberikan keluaran 0 jika salah satu dari masukannya pada
keadaan 1. jika diinginkan keluaran bernilai 1, maka semua masukannya harus dalam keadaan
0.
Gambar Gerbang Logika NOR
Masukan
A B
Keluaran
Y
0 0
0 1
1 0
1 1
1
0
0
0
Tabel Kebenaran NOR
A
B
Y
A
B
F
5. Gerbang XOR
Gerbang XOR (dari kata exclusive OR) akan memberikan keluaran 1 jika masukanmasukannya
mempunyai keadaan yang berbeda.
Gambar Gerbang Logika XOR
Masukan
A B
Keluaran
F
0 0
0 1
1 0
1 1
0
1
1
0
Tabel Kebenaran XOR
6. Gerbang NOT
Gerbang NOT adalah gerbang yang mempunyai sebuah input dan sebuah output.
Gerbang NOT berfungsi sebagai pembalik (inverter), sehingga output dari gerbang ini
merupakan kebalikan dari inputnya.
Gambar. Lambang Gerbang Logika NOT
Masukan
A
Keluaran
F
0
1
1
0
Tabel Kebenaran Gerbang NOT
A
B
Y

TEKNIK DIGITAL 1

Sistem Bilangan

1. Bilangan Desimal

Bilangan Desimal

Bilangan Desimal adalah bilangan dengan basis 10,

disimbulkandengan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

N = an x 10 n + an-1 x 10 n-1 + …. + a1 x 10 1 + a0 x

10 0 + a-1 x 10 -1 + a-2 x 10 -2 +…. + a-n x 10 –n

N =      1 0 2 5 7 Bilangan Desimal

4 3 2 1 0 Jumlah Digit

N =1 x 10 4 + 0 x 10 3+ 2x 10 2 + 5x 10 1+ 7 x 10 0

N = 10000 + 0 + 200 + 50 + 7

N = 10257

2. Bilangan Biner

Bilangan Biner

Bilangan Biner adalah bilangandengan basis 2,

disimbulkandengan 0, 1

Untuk menjadikan bilangan biner menjadi bilangan desimal

Dengan cara sbb:

N = an x 2 n + an-1 x 2 n-1 + …. + a1 x 2 1 + a0 x 2 0 + a-1 x 2 -

1 + a-2 x 2 -2 +…. + a-n x 2 –n

N =      1 0 1 1 0 Bilangan biner

4 3 2 1 0 Jumlah Digit

N =1 x 2 4+ 0 x 2 3+ 1 x 2 2 + 1 x 2 1 + 0 x 2 0

N = 1 x 16 + 0 x 8 + 1 x 4 + 1 x 2 + 0 X 1

N = 16 + 4 + 2

N = 22 ß bilangan Desimal

Bilangan Desimal ke Bilangan Biner

Bilangan Biner dapat dicari dari bilangan Desimal dengan

membagi terus menerus dengan 2, sisa dari yang terakhir

sampai yang pertama merupakanangka biner yang

didapat

N = 22 ß Bilangan Desimal

22 : 2 = 11 sisa 0

11 : 2 = 5 sisa 1

5 : 2 = 2 sisa 1

2 : 2 = 1 sisa 0

1 : 2 = 0 sisa 1

N = 22 (10) = 10110 (2)

3. Bilangan Oktal

Bilangan Oktal

Bilangan oktal adalah bilangan dengan basis 8,

disimbulkandengan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Untuk menjadikan bilangan oktal menjadi bilangan desimal

dengancara sbb:

N = an x 8 n + an-1 x 8 n-1 + …. + a1 x 8 1 + a0 x 8 0 + a-1 x 8 -

1 + a-2 x 8 -2 +…. + a-n x 8 –n

N =      1 0 2 7 1 Bilangan Oktal

4 3 2 1 0 Jumlah Digit

N =1 x 8 4+ 0 x 83 + 2 x 8 2+ 7x 8 1+ 1x 8 0

N = 1 x 4096 + 0 x 512 + 2 x 64 + 7 x 8 + 1 X 1

N = 4096 + 128 + 56 + 1

N = 4281 ß bilangan Desimal

Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal

Bilangan oktal dapat dicari dari bilangan Desimal dengan

membagi terus menerus dengan 8, sisa dari yang terakhir

sampai yang pertama merupakanangka biner yang

didapat

N = 4281  Bilangan Desimal

4281 : 8 = 1 x 4096 sisa 185

185 : 8 = 0 x 512 sisa 185

185 : 8 = 2 x 64 sisa 57

57 : 8 = 7 x 8 sisa 1

1 : 8 = 1 x 1 sisa 0

N = 4281 (10) = 10271 (8)

Bilangan Biner ke Bilangan Oktal

Bilangan oktal dapat dicari dari bilangan biner dengan

Mengelompokan 3, 3, 3 dari kanan

N = 1 |1 0 1| 1 1 0 | 1 1 0  Bilangan biner

1     5       6         6  Bilangan Oktal

N = 1101110110 (2) = 1566 (8)

4. Bilangan Hexadesimal

Bilangan Hexadesimal

Bilangan hexadesimal adalah bilangan dengan basis 16, disimbulkan

dengan 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, b, C, D, E, F

Untuk menjadikan bilangan hexadesimal menjadi bilangan

desimal dengan cara sbb:

N = an x 16 n + an-1 x 16 n-1 + …. + a1 x 16 1 + a0 x 16 0 + a-1

x 16 -1 + a-2 x 16 -2 +…. + a-n x 16 -n

N = 1 0 A 5 B ß Bilangan Hexadesimal

4 3 2 1 0 ß Jumlah Digit

N =1 x 16 4 + 0 x 163 + Ax 16 2 + 5 x 16 1+ B x 16 0

N = 1 x 65536 + 0 x 4096 + A x 256 + 5 x 16 + B X 1

N = 65536 + 2560 + 80 + 11

N = 68187 ß bilangan Desimal

Bilangan Biner ke Bilangan Hexadesimal

Bilangan hexadesimal dapat dicari dari bilangan biner

denganmengelompokan 4, 4, 4 dari kanan

N = 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 Bilangan biner

11 0 1 1 1 0 1 1 0

3 7 6 ß Bilangan Hexadesimal

N = 1101110110 (2) = 376 (16)

15 1111 17 F

14 1110 16 E

13 1101 15 D

12 1100 14 C

11 1011 13 B

10 1010 12 A

09 1001 11 9

08 1000 10 8

07 0111 07 7

06 0110 06 6

05 0101 05 5

04 0100 04 4

03 0011 03 3

02 0010 02 2

01 0001 01 1

00 0000 00 0

SOAL FINAL FISIKA

Soal fisika dasar ibu rini

1.       Jelaskan apa yang anda ketahui tentang

a.       Hukum coulomb

b.      Hukum gauss

c.       Fluks

d.      EMF dan contohnya

2.       Soal no 2 di halaman 114 buku foto kopi

(sebuah toroida panjang 20 cm, luas penampang 2 cm2, dst)

3.       Sebuah simpal kawat segiempat bergerak dengan v=8m/s dalam B=0,6 T di mana panjang kawat l=15 cm dan mempunyai hambatan R=25 ohm. Tentukan

a.       GGL induksi

b.      Arus dalam rangkaian

c.       Gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan kawat

d.      Daya disipasi

4.       Soal no 4 di buku bab  6 tentang arus bolak balik diatas halaman 137

(rangkaian seri yang terdiri dari kapasitor 8 µF, induktro mH, dan resistor 48 ohm, dst)

5.       Soal no 5 ada di buku bab 7 tentang gelombang.

(seuntai kawat dengan panjang 100 cm dan rapat massa 8 gr/cm3, dst)

TUGAS PENDAHULUAN

TUGAS PAK TAUFIK

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/tugas.doc

MODUL 1

ni untuk program2 modul 1

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/program2.doc

jangan lupa komentarnya…

MODUL 2

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/modul-2.doc

program 1

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/program1mod2.doc

program 2

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/program2mod2.doc

program 3

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/program3modul2.doc

MODUL 3

Tp

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/tp-modul-3.doc

program 1a

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/tugasx.doc

program 2

http://tehnikelektro.files.wordpress.com/2010/11/include.doc


jangan lupa komentarnya…

thanx…

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.

Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.

b. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.

b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank MANDIRI yang ada di seluruh wilayah Jakarta atau Bandung.

TOPOLOGI JARINGAN

Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).

 

Topologi Jaringan Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Topologi Jaringan Bus

Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.

Topologi Jaringan Cincin (Ring)

Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.

Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

Topologi Jaringan Bintang (Star)

Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.

Pengertian Algoritma

Dalam matematika dan komputasi, algoritma atau algoritme merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.

Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.

Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.

Jaringan Komputer

Pengertian

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer, software dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

  • Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
  • Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
  • Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi

Berdasarkan skala :

  • Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
  • Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
  • Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

  • Client-server
    Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
  • Peer-to-peer
    Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

  • Topologi bus
  • Topologi bintang
  • Topologi cincin
  • Topologi mesh
  • Topologi pohon
  • Topologi linier

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

  1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    • Jaringan terpusat
      Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
    • Jaringan terdistribusi
      Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
  2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
    • Jaringan LAN
      merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
    • Jaringan MAN
      Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
    • Jaringan WAN
      Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
  3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
    • Jaringan Client-Server
      Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
    • Jaringan Peer-to-peer
      Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
  4. Berdasarkan media transmisi data
    • Jaringan Berkabel (Wired Network)
      Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
    • Jaringan Nirkabel(WI-FI)
      Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.